News

Cara Mengoptimalkan Settingan MEmu No Lag No Lemot

· 1 min read >
Cara Mengoptimalkan Settingan MEmu No Lag No Lemot

Bagaimana settingan paling ampuh agar semua game berat bisa dimainkan di MEmu dengan lancar, no lag, dan no lemot? Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tips bagaimana mengoptimalkan settingan emulator MEmu agar bisa bermain dengan smooth dan nyaman.

1. Setting resolusi emulator sesuai dengan monitor yang dipakai

Hal pertama yang harus kita setting adalah resolusi. Kita harus menyamakan resolusi monitor kita dengan resolusi pada MEmu.

Caranya langsung saja masuk ke menu setting dengan menekan tool bar gear di sebelah kanan. Pada bagian resolution, pilih mobile, lalu samakan resolusinya dengan resolusi monitor kita.

cara mengoptimalkan emulator memu 1

Tujuan dari menyamakan resolusi ini adalah agar saat game dimainkan full-screen gambarnya tidak pecah atau buram. Jika ternyata saat dimainkan terjadi lag maka kalian bisa bereksperimen untuk menurunkan resolusi MEmu pada level masih nyaman menurut kalian, yang penting saat bermain tidak lag.

2. Naikkan alokasi RAM dan CPU

Langkah mengoptimalkan settingan MEmu yang selanjutnya adalah menaikkan alokasi RAM dan CPU pada emulator. Jika MEmu digunakan untuk memainkan game yang cukup berat, maka kita bisa menaikkan jumlah core yang dialokasikan untuk MEmu.

Sebagai contoh, saya memiliki 12 core, dan untuk memainkan game seperti PUBG Mobile atau Rules of Survival saya memakai setengahnya pada MEmu. Hasilnya cukup memuaskan, saya bisa bermain game dengan sangat lancar tanpa ada lag dan patah-patah sama sekali.

cara mengoptimalkan emulator memu 2

Untuk RAM bisa dialokasikan sesuai dengan RAM yang kita miliki, sisakan saja 1 GB atau 2 GB untuk system (windows). Jika punya 8 GB RAM maka bisa mengalokasikan 6 GB untuk MEmu.

Tips: untuk mengetahui berapa jumlah core (threads) pada prosesor bisa dengan menggunakan fitur system info dari MEmu. Caranya klik pada tombol menu > system info.

cara mengoptimalkan emulator memu 3

3. Sesuaikan graphic render mode

Pada bagian Graphic saya rekomendasikan pakai OpenGL sebagai graphic renderer-nya. Terutama buat kalian yang menggunakan VGA AMD Radeon. Karena menurut pengalaman saya yang juga pengguna VGA AMD, saat menggunakan OpenGL rasanya performa game jadi lebih baik dibandingkan menggunakan DirectX.

cara mengoptimalkan emulator memu 4

Jika menggunakan OpenGL ternyata muncul bug seperti mic yang tidak mau terhubung, rendering game yang lemot, atau bug lainnya, maka bisa diganti menjadi DirectX.

Pada game-game tertentu bug ini bisa saja terjadi karena graphic renderer yang tidak cocok. Jadi silakan teman-teman lakukan eksperimen untuk menemukan mana yang dirasa paling cocok.

4. Setting frame rate

Untuk settingan frame rate bisa di set ke 60 FPS agar gameplay menjadi lebih smooth. Namun kalau ternyata performa laptop kalian tidak mumpuni untuk bermain di 60 FPS maka bisa diturunkan ke 30 FPS.

Saya sudah mencoba beberapa game seperti PUBG Mobile tetap nyaman dimainkan di 30 FPS.

cara mengoptimalkan emulator memu 5

5. Tutup aplikasi lain yang tidak diperlukan saat bermain GAME dengan emulator MEmu

Untuk mengoptimalkan setting MEmu yang sudah kita lakukan di atas, langkah terakhir adalah dengan menutup semua aplikasi berjalan yang tidak diperlukan. Termasuk aplikasi yang berjalan di background.

Kalian bisa menggunakan task manager untuk melakukannya. End task aplikasi yang tidak diperlukan saat bermain menggunakan MEmu. Sisakan saja yang diperlukan system windows agar tetap up.

Biasanya aplikasi yang sering membuat lemot dan lag adalah browser karena memakan banyak RAM, apalagi kalau di browser tersebut sedang membuka banyak tab apalagi sedang download. Jadi tidak direkomendasikan bermain game dengan MEmu sambil browsing, apalagi jika spek laptop kalian pas-pasan.